P1050505

Semua kembali ke awal mula perjalanan. Terkadang masih sulit untuk menahan mata ini melirik ke belakang, berharap ada sisa-sisa langkah bersama ketika masih bergandengan tangan. Tapi kini pun tak jauh berbeda, katanya. Ya, aku yang pernah melalui jalan ini tentu saja masih ingat lika-liku yang terbentang di hadapan. Bahkan belum lama pipi ini masih basah, menahan sakit, tersisip di antaranya sesal. Tadi malam aku berjanji, tidak lagi akan kembali ke titik ini. Tidak akan.

Semua kembali ke dasar. Nol Kilometer di pijakan.

« Back to Blog